Contoh Surat Informal Bahasa Inggris? Panduan Lengkap + Template Gratis!

Table of Contents

Menulis surat atau pesan buat teman, keluarga, atau orang terdekat itu beda banget rasanya sama nulis email kerjaan atau surat dinas. Gayanya lebih santai, personal, dan kayak ngobrol langsung. Nah, kalau kamu mau nulis surat atau email non-formal dalam bahasa Inggris, ada beberapa hal yang bikin suratmu kerasa “kamu banget” dan akrab di mata yang baca. Surat informal ini penting banget loh buat menjaga hubungan baik sama orang-orang terdekatmu, apalagi kalau mereka ada di luar negeri atau kamu lagi belajar komunikasi santai dalam bahasa Inggris.

Surat informal, kadang disebut juga friendly letter, isinya macem-macem. Bisa buat sekadar nanya kabar, cerita pengalaman, ngasih selamat, ngajak main, atau bahkan cuma iseng ngisi waktu. Intinya, nggak ada aturan kaku yang harus diikuti kayak surat resmi. Kamu bisa lebih ekspresif dan tunjukkin kepribadianmu di sini.

contoh surat informal
Image just for illustration

Struktur Surat Informal Itu Gimana Sih?

Meskipun santai, surat informal tetep punya “pola” atau struktur dasar. Tapi, nggak seketat surat formal kok. Bagian-bagian ini biasanya ada, tapi fleksibel banget.

1. Heading (Tanggal & Alamat)

  • Tanggal: Biasanya ditulis di kanan atas. Formatnya bebas, bisa American style (Month Day, Year) atau British style (Day Month Year). Contoh: April 25, 2024 atau 25 April 2024. Nggak pakai titik di akhir juga oke.
  • Alamat Pengirim: Ini seringkali nggak wajib di surat informal, apalagi kalau kamu udah sering komunikasi sama penerimanya dan dia tahu alamatmu. Kalaupun mau ditulis, bisa di bawah tanggal. Tapi kebanyakan, buat teman atau keluarga, bagian alamat ini dilewati.
  • Alamat Penerima: Nah, ini juga jarang banget ditulis di surat informal. Beda jauh sama surat formal yang wajib ada alamat lengkap penerima.

2. Salutation (Sapaan)

Ini bagian pembuka yang nunjukkin seberapa deket kamu sama penerimanya. Pilihan sapaannya macem-macem, dari yang umum sampai yang super akrab:

  • Dear [Nama]: Ini klasik dan bisa dipakai buat teman atau keluarga. Nggak harus yang deket banget, yang penting kamu udah kenal baik. Contoh: Dear Sarah,
  • Hi [Nama]: Sangat umum, santai, dan ramah. Cocok buat teman atau kenalan. Contoh: Hi Tom,
  • Hello [Nama]: Mirip Hi, juga santai. Contoh: Hello Mia,
  • Hey [Nama]: Lebih kasual lagi dari Hi atau Hello. Pas buat teman sebaya yang udah akrab banget. Contoh: Hey David,
  • Just the name: Kalau kamu bener-bener deket banget sama orangnya, kadang sapaan formalitas dilewati dan langsung sebut nama aja di awal kalimat pertama isi surat. Tapi ini jarang dipakai kalau nulis surat, lebih ke chat/email super singkat.

Setelah sapaan, biasanya diikuti koma (,). Titik dua (:) kayak di surat formal itu jarang banget dipakai di sapaan informal.

3. Body (Isi Surat)

Ini jantungnya surat informal. Di sini kamu bisa cerita apa aja! Nggak ada format baku, bebas berekspresi.

  • Opening: Biasanya dimulai dengan basa-basi ringan, kayak nanya kabar. Contoh: How are you doing?, Hope you’re well., It was great hearing from you! (kalau balas surat dia), Long time no see! (kalau udah lama nggak ketemu).
  • Main Content: Ceritain tujuanmu nulis surat. Bisa bagi-bagi kabar, respons cerita dia di surat sebelumnya, ngajak ketemuan, ngasih selamat, dll. Gunakan bahasa yang sehari-hari kamu pakai. Boleh pake kontraksi (I’m, you’re, isn’t), bahkan akronim gaul (tapi lihat audiensnya ya!).
  • Paragraphs: Pecah isi surat jadi paragraf-paragraf pendek biar mudah dibaca. Setiap paragraf biasanya bahas satu topik atau ide.
  • Closing Statement: Sebelum masuk ke penutup, biasanya ada kalimat penutup buat transisi. Contoh: Anyway, I should probably get going., That’s all my news for now., Looking forward to hearing from you soon.

4. Closing (Penutup)

Bagian ini juga nunjukkin tingkat keakrabanmu sama penerima. Pilihannya banyak:

  • Best regards, / Regards, (Agak formal tapi masih sering dipake santai)
  • Best, (Lebih santai dari Best regards)
  • Cheers, (Santai, sering dipake di British English tapi juga umum)
  • Talk soon, (Kalau berencana komunikasi lagi segera)
  • See you soon, (Kalau berencana ketemu segera)
  • Take care,
  • Yours, (Agak kuno tapi masih dipake)
  • Love, / Lots of love, / Much love, (Dipakai buat keluarga atau teman yang bener-bener deket banget dan kamu sayang)
  • Sincerely, (Ini agak di tengah, bisa informal bisa semi-formal)
  • Warmly,

Sama kayak sapaan, penutup biasanya diikuti koma.

5. Signature (Tanda Tangan)

Tulis namamu di bawah penutup. Pakai nama panggilan atau nama depan aja udah cukup.

  • [Your Name] / [Your Nickname]

6. Postscript (P.S.)

Ini bagian opsional banget, biasanya kalau kamu inget ada yang kelupaan mau disampein setelah suratnya selesai ditulis. Tulis P.S. lalu diikuti pesannya. Contoh: P.S. I saw that movie you recommended, it was awesome!

Bahasa dalam Surat Informal

Inti dari surat informal adalah bahasa yang dipake. Ini beda banget sama surat formal:

  • Tone: Santai, ramah, hangat, personal. Kayak lagi ngobrol langsung.
  • Vocabulary: Pake kata-kata sehari-hari. Hindari bahasa yang kaku, teknis, atau terlalu “tinggi”. Kata-kata gaul (slang) boleh dipakai asal kamu yakin penerimanya ngerti dan cocok sama situasinya.
  • Contractions: Sangat wajar dan umum pake kontraksi kayak I'm, you're, it's, don't, can't, isn't. Ini bikin suratnya kerasa lebih alami.
  • Sentence Structure: Kalimatnya bisa lebih pendek dan simpel. Boleh pake kalimat nggak lengkap asal maksudnya jelas.
  • Idioms & Phrasal Verbs: Sering muncul dalam percakapan santai, jadi wajar juga muncul di surat informal. Contoh: hang out, catch up, look forward to, chill out. Tapi lagi-lagi, pastikan penerimanya paham ya.
  • Exclamation Marks (!), Question Marks (?), Smileys (😊): Boleh dipakai buat nunjukkin emosi atau nada. Tapi jangan berlebihan juga ya, ntar malah kelihatan kayak spam.
  • Abbreviation & Acronyms: Kayak LOL, BTW (by the way), FYI (for your information) kadang dipakai, terutama di email atau chat informal yang singkat. Tapi di surat fisik yang lebih panjang, pemakaiannya lebih jarang dan hati-hati.

Kapan Kirim Surat Informal?

Banyak banget momen yang pas buat kirim surat informal:

  • Ngobrol santai sama teman yang tinggal jauh.
  • Ngucapin selamat ulang tahun, hari raya, kelulusan, atau pencapaian lainnya.
  • Ngajak teman atau keluarga ke acara pribadi (ulang tahun, pesta, kumpul-kumpul).
  • Ngucapin terima kasih buat hadiah, bantuan, atau kebaikan seseorang.
  • Minta maaf atas kesalahan kecil.
  • Berbagi berita atau cerita tentang hidupmu.
  • Menjaga hubungan baik sama mantan guru atau mentor yang kamu hormati tapi sudah akrab.

Intinya, kapan pun kamu mau ngomong ke seseorang yang kamu kenal baik dengan gaya bahasa yang personal dan santai, surat informal adalah pilihan yang tepat.

Contoh-contoh Surat Informal

Oke, sekarang kita lihat langsung beberapa contoh surat informal buat berbagai skenario. Perhatikan struktur, bahasa, dan nadanya ya.

Contoh 1: Surat buat Teman Lama (Catching Up)

Ini contoh surat buat teman yang udah lama nggak ketemu atau ngobrol.

April 25, 2024

Hey Sarah,

How's it going?

It feels like ages since we last properly talked! I was just thinking about you the other day and wondered how you're doing. Life's been pretty crazy on my end lately. I finally [mention something you did, e.g., finished that big project at work / moved to a new apartment]. It was a lot of work, but I'm happy with how it turned out.

What have you been up to? Any exciting news or changes on your side? I remember you were planning to [mention something she was planning to do]. Did that ever happen? I'd love to hear all about it.

We should totally catch up soon. Maybe grab a coffee or lunch sometime next week if you're free? Let me know what your schedule looks like. If not, maybe a video call could work?

Anyway, just wanted to reach out and say hi. Hope to hear from you soon!

Best,

[Your Name]

Analisis:
* April 25, 2024: Tanggal, format santai.
* Hey Sarah,: Sapaan sangat informal.
* How's it going?: Pembuka basa-basi yang sangat umum.
* It feels like ages...: Mengakui udah lama nggak komunikasi.
* Pake kontraksi: How's, It's, I'm, you're.
* Bahasa sehari-hari: pretty crazy, a lot of work, totally catch up, grab a coffee, schedule looks like.
* Bertanya kabar dan memancing cerita balasan.
* Menawarkan opsi buat ketemu atau video call.
* Anyway...: Transisi sebelum penutup.
* Best,: Penutup yang santai.
* [Your Name]: Nama panggilan atau nama depan.

Contoh 2: Surat Ucapan Terima Kasih

Ini contoh surat buat ngucapin terima kasih atas hadiah ulang tahun.

May 1, 2024

Dear Tom,

Thank you so much for the awesome birthday gift! I was so surprised and happy when I opened it. You really didn't have to, but I really appreciate it.

The [mention the gift, e.g., book you gave me / gadget] is perfect! I've been wanting one for ages. I can't wait to [mention what you'll do with the gift, e.g., start reading it tonight / try it out this weekend].

You're the best! Seriously, it made my day. Thanks again for thinking of me and for being such a great friend.

Hope to see you soon!

Lots of love,

[Your Name]

Analisis:
* May 1, 2024: Tanggal, format santai.
* Dear Tom,: Sapaan ramah.
* Thank you so much...: Langsung ke inti (terima kasih) dengan nada antusias (awesome, so surprised and happy).
* You really didn't have to...: Ungkapan kerendahan hati.
* Pake kontraksi: can't, You're.
* Bahasa sehari-hari: awesome, made my day, thinking of me.
* Menyebutkan spesifik hadiahnya dan kenapa suka.
* Lots of love,: Penutup yang sangat akrab, cocok buat teman deket atau keluarga.

Contoh 3: Surat Undangan ke Acara Santai

Mengundang teman ke acara kumpul-kumpul di rumah.

May 5, 2024

Hey Mia,

Guess what? I'm having a little get-together at my place next Saturday, May 11th, around 7 PM. Just a casual hang out with some friends, nothing fancy.

We'll probably just chill, listen to some music, and I'm planning to order pizza or make some snacks. It would be awesome if you could make it! It's been a while since we all hung out.

Let me know by Thursday, May 9th, if you think you can come, just so I have a rough idea of how many people to expect.

Hope to see you there!

Cheers,

[Your Name]

Analisis:
* May 5, 2024: Tanggal, format santai.
* Hey Mia,: Sapaan informal.
* Guess what?: Pembuka yang menarik perhatian dan santai.
* Memberikan detail acara (kapan, di mana, jam berapa).
* Menjelaskan suasana acara: little get-together, casual hang out, nothing fancy, chill.
* Menyebutkan apa yang bakal ada (musik, makanan).
* Mengungkapkan harapan: It would be awesome if you could make it!.
* Memberikan instruksi RSVP dengan tenggat waktu (opsional tapi bantu persiapan).
* Hope to see you there!: Ungkapan harapan bertemu.
* Cheers,: Penutup santai.

Contoh 4: Surat Balasan Cerita

Membalas email teman yang cerita tentang liburannya.

April 30, 2024

Hi David,

Thanks so much for your email! It was so good to hear from you and read about your trip. Wow, [mention something specific from his trip, e.g., that hike you did in the mountains] sounds absolutely incredible! I was totally jealous reading about it. The pictures you sent were amazing, especially the one with [mention something specific from a picture].

Sounds like you had a really great time. It made me want to book a holiday right away!

Things here have been pretty standard, nothing as exciting as your adventure! Just been busy with [mention your activity briefly]. Oh, and guess what? [Share a small piece of your own news].

Anyway, thanks again for sharing your stories. It really brightened up my day.

Talk soon,

[Your Name]

Analisis:
* April 30, 2024: Tanggal santai.
* Hi David,: Sapaan santai.
* Thanks so much for your email!: Pembuka yang mengakui dan berterima kasih atas email sebelumnya.
* Memberikan tanggapan spesifik terhadap cerita teman: absolutely incredible, totally jealous, amazing pictures. Ini menunjukkan kamu beneran baca dan tertarik.
* Membandingkan dengan keadaanmu sendiri dengan jujur (pretty standard, nothing as exciting).
* Berbagi sedikit berita dari dirimu.
* Anyway...: Transisi.
* Talk soon,: Penutup yang menunjukkan niat untuk terus berkomunikasi.

Tips Menulis Surat Informal yang Asyik

Biar surat informalmu makin ‘hidup’ dan disukai, coba deh ikutin tips ini:

  1. Kenali Penerimamu: Seberapa deket kamu sama dia? Ini nentuin seberapa santai kamu bisa pakai bahasa dan sapaan. Nggak mungkin kan pake Love, buat kolega yang cuma kenal biasa, meskipun diajak ngobrol santai.
  2. Jadilah Diri Sendiri: Jangan maksa pakai kosakata atau gaya yang bukan kamu banget. Tulis seperti kamu ngomong. Orisinalitas itu penting.
  3. Fokus pada Koneksi: Tujuan utama surat informal adalah menjaga hubungan. Jadi, utamakan berbagi cerita, nanya kabar, dan menunjukkan perhatian.
  4. Jangan Takut Pakai Humor atau Emosi: Kalau memang kamu orangnya suka bercanda, selipin humor. Kalau lagi sedih atau excited, tunjukin sedikit emosi itu dalam tulisanmu (dengan porsi yang pas).
  5. Baca Ulang: Meskipun santai, baca ulang itu penting. Bukan buat benerin setiap titik koma, tapi pastikan pesannya jelas, nggak ada salah ketik yang bikin salah paham, dan nadanya udah pas.
  6. Buat Personal: Sebut hal-hal spesifik yang kalian alami bareng, atau tunjukkin kamu inget detail tentang hidupnya. Ini bikin suratmu terasa lebih berarti daripada template umum.
  7. Tulis Tangan vs. Ketik: Surat tulisan tangan seringkali terasa lebih personal dan istimewa di era digital ini. Tapi email atau chat juga totally fine kok buat komunikasi informal cepat.

Perbedaan Surat Informal vs. Formal Sekilas

Biar makin jelas bedanya, ini rangkuman singkat perbedaan utama antara surat informal dan formal:

Fitur Informal Formal
Penerima Teman, Keluarga, Orang Dekat yang Dikenal Baik Instansi, Atasan, Rekan Bisnis, Orang yang Belum Dikenal
Tujuan Personal, Berbagi Kabar, Menjaga Hubungan, Undangan Pribadi Resmi, Bisnis, Lamaran Kerja, Permohonan, Pengaduan
Bahasa Santai, Sehari-hari, Personal, Emotif (opsional) Baku, Jelas, Sopan, Objektif, Langsung ke Inti
Struktur Lebih Fleksibel, Bagian Alamat Sering Dihilangkan Terstruktur Ketat (Kepala Surat, Nomor, Hal, Lampiran, Alamat, Salam Pembuka, Isi, Salam Penutup, Tanda Tangan)
Sapaan Hi, Hello, Dear [Nama Depan], Hey Dear Mr./Ms./Dr. [Nama Keluarga/Lengkap], To Whom It May Concern
Penutup Cheers, Best, Take care, Love, Talk soon Sincerely, Regards, Yours faithfully/sincerely
Kontraksi Umum dipakai Sebaiknya dihindari
Akronim/Slang Bisa dipakai (hati-hati) Hindari sama sekali

Tabel ini nunjukkin betapa bedanya dunia surat informal dan formal. Menguasai keduanya itu penting, karena dipake di konteks yang beda.

Fakta Seru Seputar Surat-menyurat Informal

Tau nggak sih, meskipun sekarang kita lebih banyak pakai chat atau email buat ngobrol santai, prinsip-prinsip komunikasi informal ini udah ada dari dulu.

  • Dulu Lebih Personal: Sebelum ada telepon apalagi internet, surat adalah cara utama komunikasi jarak jauh. Orang-orang zaman dulu ngandelin surat buat berbagi semua hal, dari berita keluarga sampai urusan bisnis, bahkan gosip! Surat-surat pribadi dari tokoh sejarah sering jadi sumber informasi penting buat para sejarawan.
  • P.S. Ada Karena Keterbatasan: Bagian P.S. itu sebenarnya ada karena di masa lalu, kalau nulis surat pakai pena dan tinta, susah banget nyelipin kalimat yang kelupaan di tengah-tengah. Jadi, cara termudah ya nambahin di akhir. Sekarang P.S. fungsinya lebih ke penekanan atau sekadar tambahan iseng.
  • Tulisan Tangan vs. Ketik: Meskipun email cepat, banyak penelitian nunjukkin bahwa menerima surat tulisan tangan informal bisa ngasih dampak emosional yang lebih kuat. Itu karena terasa lebih personal dan nunjukkin usaha ekstra dari pengirimnya.
  • Evolusi Bahasa: Bahasa yang dipakai di surat informal terus berubah seiring waktu. Akronim dan slang baru muncul dari interaksi digital (chat, media sosial) dan seringkali merembet masuk ke dalam email informal atau bahkan surat fisik.

Surat Informal di Era Digital

Prinsip menulis surat informal yang kita bahas barusan nggak cuma berlaku buat surat fisik lho. Saat kamu nulis email ke teman, DM di Instagram, atau bahkan chat di WhatsApp pakai bahasa Inggris, kamu sebenarnya lagi pakai gaya komunikasi informal.

Bedanya cuma di format dan kecepatannya aja. Email informal biasanya strukturnya mirip surat fisik (ada sapaan, isi, penutup), tapi lebih ringkas. Sementara chat bisa super singkat, penuh singkatan, dan pakai banyak emoji. Tapi intinya sama: gunakan bahasa yang akrab, personal, dan tunjukkin kepribadianmu.

Mempelajari contoh-contoh surat informal dalam bahasa Inggris ini ngebantu banget buat ningkatin fluency dan kepercayaan diri kamu dalam berkomunikasi santai pakai bahasa Inggris. Kamu jadi tahu frasa-frasa yang pas, cara buka dan tutup obrolan, dan gimana ngungkapin pikiran atau perasaanmu dengan lebih natural.

Nggak perlu takut salah grammar atau kosakata kaku. Tujuan utamanya adalah nyampein pesan dengan jelas dan menjaga hubungan baik. Makin sering latihan, makin lancar deh kamu nulis surat informal yang “kamu banget”!

Gimana? Udah kebayang kan gimana cara nulis surat informal dalam bahasa Inggris? Punya pengalaman seru nulis atau nerima surat informal dari luar negeri? Atau ada pertanyaan tentang frasa tertentu yang bikin bingung? Yuk, share di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar