Panduan Lengkap: Contoh Surat Lamaran Pekerjaan di Kapal Impianmu!

Table of Contents

Kerja di kapal, siapa sih yang nggak tertarik? Gaji gede, bisa keliling dunia gratis, dan pengalaman kerja yang nggak biasa. Tapi, sebelum bisa merasakan semua itu, langkah pertama yang harus kamu lewati adalah bikin surat lamaran kerja yang oke punya. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas tuntas contoh surat lamaran pekerjaan di kapal yang bisa jadi senjata ampuh kamu buat dapetin panggilan interview!

Kenapa Sih Kerja di Kapal Itu Menarik?

Sebelum kita masuk ke contoh surat lamaran, yuk kita bahas dulu kenapa sih banyak orang kepincut buat kerja di kapal. Mungkin kamu salah satunya?

  • Gaji Menggiurkan: Ini nih yang paling bikin mata berbinar. Gaji di kapal, apalagi untuk posisi yang butuh keahlian khusus, bisa jauh di atas rata-rata gaji di darat. Bayangin aja, bisa nabung buat masa depan sambil kerja!
  • Keliling Dunia Gratis: Siapa yang nggak mau jalan-jalan gratis? Kerja di kapal kasih kamu kesempatan buat singgah di berbagai negara, lihat budaya baru, dan foto-foto di tempat-tempat keren. Liburan sambil kerja, impian semua orang!
  • Pengalaman Unik dan Berharga: Kerja di lingkungan internasional, ketemu orang dari berbagai negara, dan menghadapi tantangan di laut itu pengalaman yang nggak bisa dibeli dengan uang. Pengalaman ini bakal bikin CV kamu makin bersinar dan jadi nilai plus buat karir kamu ke depannya.
  • Jenjang Karir yang Jelas: Di industri perkapalan, jenjang karir itu jelas banget. Mulai dari posisi entry-level sampai jadi perwira atau bahkan kapten kapal, semua ada tahapannya. Asal kamu kerja keras dan punya skill yang mumpuni, karirmu bisa terus naik.
  • Fasilitas dan Akomodasi: Tinggal di kapal itu udah kayak tinggal di hotel berjalan. Biasanya, perusahaan kapal menyediakan fasilitas tempat tinggal, makan, laundry, bahkan fasilitas rekreasi buat kru kapal. Jadi, urusan kebutuhan dasar udah aman!

Kenapa Sih Kerja di Kapal Itu Menarik?
Image just for illustration

Tapi, perlu diingat juga ya, kerja di kapal itu nggak selalu enak-enak. Jauh dari keluarga, jam kerja panjang, dan kondisi laut yang kadang nggak bersahabat itu jadi tantangan tersendiri. Makanya, sebelum memutuskan buat melamar, pikirin matang-matang dan pastikan kamu siap dengan segala konsekuensinya.

Jenis-Jenis Posisi Pekerjaan di Kapal yang Banyak Dicari

Kapal itu kayak kota kecil terapung. Di dalamnya ada berbagai macam departemen dan posisi pekerjaan, mulai dari yang berhubungan langsung dengan operasional kapal sampai yang urusan pelayanan dan kenyamanan penumpang (khususnya untuk kapal pesiar). Beberapa jenis posisi pekerjaan di kapal yang populer antara lain:

  • Deck Department (Bagian Dek): Ini bagian yang bertanggung jawab atas navigasi, keselamatan, dan operasional kapal secara umum. Posisi di bagian dek antara lain:

    • Nakhoda (Captain): Pemimpin tertinggi di kapal, bertanggung jawab penuh atas keselamatan kapal dan seluruh kru.
    • Mualim (Officer): Perwira kapal yang membantu nakhoda dalam navigasi dan operasional kapal. Ada Mualim I, Mualim II, Mualim III dengan tingkatan tanggung jawab yang berbeda.
    • Bosun (Boatswain): Kepala regu di bagian dek, bertanggung jawab atas perawatan dek dan peralatan kapal.
    • Able Bodied Seaman (AB): Pelaut terampil yang bertugas di dek, membantu dalam navigasi, perawatan, dan tugas-tugas umum di dek.
    • Ordinary Seaman (OS): Pelaut pemula yang masih dalam tahap belajar, biasanya membantu AB dalam tugas-tugas ringan di dek.
  • Engine Department (Bagian Mesin): Bagian ini bertanggung jawab atas pengoperasian dan perawatan mesin kapal. Posisi di bagian mesin antara lain:

    • Kepala Kamar Mesin (KKM/Chief Engineer): Pemimpin tertinggi di bagian mesin, bertanggung jawab atas semua aspek teknis mesin kapal.
    • Masinis (Engineer): Perwira mesin yang membantu KKM dalam pengoperasian dan perawatan mesin. Ada Masinis I, Masinis II, Masinis III dengan tingkatan tanggung jawab yang berbeda.
    • Juru Minyak (Oiler/Wiper): Awak mesin yang bertugas melumasi dan merawat mesin, membantu masinis dalam tugas-tugas perawatan.
  • Hotel/Catering Department (Bagian Hotel/Katering): Khusus untuk kapal pesiar atau kapal penumpang, bagian ini bertanggung jawab atas pelayanan dan kenyamanan penumpang. Posisi di bagian hotel/katering antara lain:

    • Chef (Juru Masak): Bertanggung jawab atas semua urusan dapur dan makanan penumpang serta kru.
    • Waiter/Waitress (Pelayan): Melayani makanan dan minuman untuk penumpang di restoran dan bar kapal.
    • Housekeeping (Pramugari/Pramugara Kabin): Bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian kabin penumpang dan area umum kapal.
    • Bartender: Meracik dan menyajikan minuman di bar kapal.
    • Purser: Bertanggung jawab atas administrasi keuangan dan dokumen kapal, serta urusan penumpang.
  • Posisi Lainnya: Selain departemen utama di atas, ada juga posisi lain yang dibutuhkan di kapal, tergantung jenis dan ukuran kapal. Misalnya:

    • Dokter/Perawat: Untuk kapal besar atau kapal pesiar, biasanya ada tenaga medis untuk menangani masalah kesehatan kru dan penumpang.
    • Electrician (Listrik): Bertanggung jawab atas kelistrikan kapal.
    • Welder (Pengelas): Bertugas mengelas dan memperbaiki bagian-bagian kapal yang rusak.
    • IT Staff: Untuk kapal modern, tenaga IT juga dibutuhkan untuk mengelola sistem komputer dan jaringan kapal.
    • Entertainment Staff: Khusus untuk kapal pesiar, ada staff hiburan seperti musisi, penyanyi, dancer, atau kru yang mengatur acara hiburan penumpang.

Jenis-Jenis Posisi Pekerjaan di Kapal
Image just for illustration

Nah, dari banyaknya posisi di atas, kamu tertarik yang mana nih? Sebelum bikin surat lamaran, pastikan kamu udah tahu posisi apa yang kamu incar dan kualifikasi apa aja yang dibutuhin ya.

Persiapan Penting Sebelum Menulis Surat Lamaran Kerja Kapal

Bikin surat lamaran kerja kapal itu nggak bisa asal-asalan. Biar surat lamaran kamu dilirik HRD perusahaan pelayaran, ada beberapa persiapan penting yang harus kamu lakukan:

  1. Riset Perusahaan Pelayaran: Cari tahu sebanyak mungkin tentang perusahaan pelayaran yang kamu tuju. Mulai dari jenis kapal yang mereka operasikan, rute pelayaran, budaya perusahaan, sampai nilai-nilai yang mereka pegang. Informasi ini bisa kamu dapatkan dari website resmi perusahaan, media sosial, atau forum-forum pelaut. Dengan riset, kamu bisa menyesuaikan surat lamaran kamu dengan kebutuhan dan preferensi perusahaan.

  2. Pahami Persyaratan Posisi yang Dilamar: Baca dengan teliti informasi lowongan pekerjaan yang kamu incar. Perhatikan persyaratan kualifikasi, pengalaman kerja, sertifikat yang dibutuhkan, dan skill yang dicari. Pastikan kamu memenuhi semua persyaratan tersebut atau setidaknya sebagian besar. Kalau ada persyaratan yang kurang kamu kuasai, jangan ragu untuk mencari tahu atau belajar terlebih dahulu.

  3. Siapkan CV dan Dokumen Pendukung: Surat lamaran kerja itu cuma pintu gerbang awal. Selanjutnya, HRD pasti bakal lihat CV dan dokumen pendukung kamu. Jadi, pastikan CV kamu up-to-date, informatif, dan menarik. Siapkan juga dokumen pendukung yang biasanya dibutuhkan seperti fotokopi ijazah, transkrip nilai, sertifikat kompetensi (STCW), buku pelaut, KTP, KK, pas foto, dan surat referensi (jika ada). Scan semua dokumen ini dalam format digital biar gampang dikirim via email.

  4. Pelajari Format dan Bahasa Surat Lamaran Kerja yang Profesional: Surat lamaran kerja itu dokumen formal. Jadi, format dan bahasanya juga harus formal dan profesional. Pelajari struktur surat lamaran kerja yang baik dan benar, gunakan bahasa Indonesia yang baku, dan hindari typo atau kesalahan grammar. Untuk perusahaan pelayaran internasional, biasanya surat lamaran juga perlu dibuat dalam bahasa Inggris.

Persiapan Surat Lamaran Kerja Kapal
Image just for illustration

Dengan persiapan yang matang, kamu bakal lebih percaya diri dan surat lamaran kerja kamu pun bakal lebih berkualitas.

Struktur Surat Lamaran Kerja Kapal yang Profesional dan Efektif

Surat lamaran kerja kapal yang profesional dan efektif itu punya struktur yang jelas dan sistematis. Berikut ini struktur umum surat lamaran kerja yang bisa kamu ikuti:

  1. Tempat dan Tanggal Penulisan Surat: Letakkan di pojok kanan atas surat. Contoh: Jakarta, 25 Oktober 2023.

  2. Data Diri Pelamar (Alamat Pengirim): Tulis nama lengkap, alamat lengkap, nomor telepon, dan alamat email kamu di bawah tempat dan tanggal.

  3. Data Perusahaan yang Dituju (Alamat Penerima): Tulis nama lengkap perusahaan pelayaran, alamat lengkap perusahaan, dan nama departemen HRD atau personalia (jika tahu). Kalau nggak tahu nama departemennya, cukup tulis “Yth. Bapak/Ibu HRD Manager”.

  4. Salam Pembuka: Gunakan salam pembuka yang formal dan sopan. Contoh: “Dengan hormat,” atau “Kepada Yth.”

  5. Paragraf Pembuka: Di paragraf ini, sebutkan dari mana kamu mendapatkan informasi lowongan kerja (misalnya dari website perusahaan, media sosial, atau teman). Kemudian, sebutkan posisi pekerjaan yang kamu lamar dengan jelas. Tunjukkan antusiasme kamu untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.

  6. Paragraf Isi (Kualifikasi dan Pengalaman): Ini bagian terpenting dari surat lamaran. Di paragraf ini, jelaskan kualifikasi, pengalaman kerja, skill, dan sertifikasi yang kamu miliki yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tulis secara ringkas, padat, dan jelas. Tonjolkan poin-poin penting yang menjadi nilai tambah kamu. Gunakan bullet points atau numbering untuk mempermudah pembacaan jika perlu.

  7. Paragraf Penutup: Di paragraf penutup, nyatakan harapan kamu untuk diberikan kesempatan mengikuti proses seleksi selanjutnya, seperti interview atau tes. Sampaikan ucapan terima kasih atas waktu dan perhatian HRD.

  8. Salam Penutup: Gunakan salam penutup yang formal dan sopan. Contoh: “Hormat saya,” atau “Dengan hormat,”

  9. Tanda Tangan dan Nama Lengkap: Tanda tangani surat lamaran kamu di atas nama lengkap. Jika mengirim surat lamaran via email, tanda tangan bisa discan atau diketik saja.

Struktur Surat Lamaran Kerja
Image just for illustration

Dengan mengikuti struktur ini, surat lamaran kerja kamu bakal terlihat profesional, rapi, dan mudah dibaca oleh HRD.

Contoh Surat Lamaran Kerja di Kapal yang Bisa Kamu Modifikasi

Nah, ini dia yang kamu tunggu-tunggu! Berikut ini contoh surat lamaran kerja di kapal yang bisa kamu jadikan referensi dan modifikasi sesuai dengan kebutuhan dan posisi yang kamu lamar:

[Tempat, Tanggal Penulisan Surat]

[Data Diri Pelamar]
[Nama Lengkap]
[Alamat Lengkap]
[Nomor Telepon]
[Alamat Email]

[Data Perusahaan yang Dituju]
Yth. Bapak/Ibu HRD Manager
[Nama Perusahaan Pelayaran]
[Alamat Lengkap Perusahaan]

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi lowongan pekerjaan yang saya peroleh dari [Sumber Informasi Lowongan, contoh: website resmi PT. Pelayaran Jaya Makmur], saya bermaksud mengajukan diri untuk mengisi posisi [Nama Posisi yang Dilamar, contoh: Able Bodied Seaman (AB)] di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin.

Saya [Nama Lengkap], berusia [Usia], merupakan lulusan [Nama Sekolah/Institusi Pendidikan] jurusan [Jurusan] dan memiliki pengalaman kerja sebagai [Pengalaman Kerja Terakhir, contoh: AB di kapal cargo selama 2 tahun]. Saya memiliki sertifikat kompetensi [Sebutkan Sertifikat Kompetensi yang Dimiliki, contoh: BST, SCRB, AFF, MFA, Rating Able Seaman] dan buku pelaut yang masih berlaku.

Selama bekerja sebagai [Pengalaman Kerja Terakhir], saya telah terbiasa dengan tugas-tugas di bagian dek, seperti [Sebutkan Tugas dan Tanggung Jawab yang Pernah Dilakukan, contoh: perawatan dek dan peralatan kapal, olah gerak kapal, bongkar muat barang, menjaga keselamatan navigasi]. Saya memiliki kemampuan [Sebutkan Skill Relevan, contoh: navigasi dasar, tali temali, penggunaan alat keselamatan, komunikasi yang baik, kerja sama tim]. Saya juga proaktif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja di bawah tekanan.

Saya sangat tertarik untuk bergabung dengan [Nama Perusahaan Pelayaran] karena reputasi perusahaan yang baik di industri pelayaran dan kesempatan untuk mengembangkan karir di lingkungan kerja yang profesional. Saya yakin dengan kualifikasi dan pengalaman yang saya miliki, saya dapat memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

Sebagai bahan pertimbangan, bersama surat lamaran ini saya lampirkan:
1. Daftar Riwayat Hidup (CV)
2. Fotokopi Ijazah Terakhir
3. Fotokopi Transkrip Nilai
4. Fotokopi Sertifikat Kompetensi (STCW)
5. Fotokopi Buku Pelaut
6. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
7. Pas Foto Terbaru ukuran 4x6

Besar harapan saya untuk dapat diberikan kesempatan mengikuti proses seleksi selanjutnya dan berdiskusi lebih lanjut mengenai potensi diri saya. Atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Tanda Tangan]

[Nama Lengkap]

Catatan Penting:

  • Ganti bagian yang di dalam kurung siku [...] dengan informasi diri kamu dan perusahaan yang kamu tuju.
  • Sesuaikan isi surat lamaran dengan posisi yang kamu lamar dan pengalaman yang kamu miliki.
  • Gunakan bahasa yang formal tapi tetap percaya diri. Hindari bahasa yang terlalu kaku atau bertele-tele.
  • Periksa kembali surat lamaran sebelum dikirim untuk memastikan tidak ada typo atau kesalahan grammar.

Tips Jitu Bikin Surat Lamaran Kerja Kapal Kamu Makin Dilirik HRD

Selain struktur dan contoh surat lamaran di atas, ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapkan biar surat lamaran kerja kapal kamu makin dilirik HRD:

  1. Personalisasi Surat Lamaran: Jangan gunakan surat lamaran yang generik untuk semua perusahaan. Sesuaikan isi surat lamaran kamu dengan perusahaan dan posisi yang kamu tuju. Sebutkan nama perusahaan secara spesifik, tunjukkan bahwa kamu sudah riset tentang perusahaan, dan jelaskan kenapa kamu tertarik bekerja di perusahaan tersebut.

  2. Fokus pada Kualifikasi dan Pengalaman yang Relevan: HRD perusahaan pelayaran biasanya sibuk dan menerima banyak lamaran. Jadi, fokuskan surat lamaran kamu pada kualifikasi dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang kamu lamar. Tonjolkan skill, sertifikasi, dan pengalaman kerja yang sesuai dengan persyaratan lowongan.

  3. Gunakan Bahasa yang Singkat, Padat, dan Jelas: Hindari kalimat yang bertele-tele atau bahasa yang terlalu rumit. Gunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas agar surat lamaran kamu mudah dibaca dan dipahami. HRD akan lebih menghargai surat lamaran yang to the point dan informatif.

  4. Tunjukkan Antusiasme dan Motivasi: Selain kualifikasi, HRD juga mencari kandidat yang antusias dan termotivasi untuk bekerja di kapal. Tunjukkan antusiasme kamu dalam surat lamaran. Jelaskan kenapa kamu tertarik bekerja di industri pelayaran dan kenapa kamu memilih perusahaan tersebut.

  5. Perhatikan Tampilan dan Format Surat Lamaran: Surat lamaran kerja itu cerminan diri kamu. Pastikan tampilan surat lamaran kamu rapi, bersih, dan profesional. Gunakan format yang standar, font yang mudah dibaca, dan tata letak yang enak dilihat. Hindari penggunaan font atau warna yang aneh-aneh.

  6. Proofread dan Koreksi Ulang: Kesalahan kecil seperti typo atau grammar error bisa mengurangi kesan profesional surat lamaran kamu. Selalu proofread dan koreksi ulang surat lamaran kamu sebelum dikirim. Minta bantuan teman atau keluarga untuk membaca dan memberikan masukan jika perlu.

Tips Surat Lamaran Kerja Kapal
Image just for illustration

Dengan menerapkan tips-tips ini, surat lamaran kerja kapal kamu bakal jadi lebih eye-catching dan peluang kamu untuk dipanggil interview pun bakal meningkat!

Dokumen Pendukung yang Wajib Dilampirkan Bersama Surat Lamaran Kerja Kapal

Selain surat lamaran kerja, ada beberapa dokumen pendukung yang wajib kamu lampirkan saat melamar kerja di kapal. Dokumen-dokumen ini penting untuk membuktikan kualifikasi dan kompetensi kamu. Berikut ini daftar dokumen pendukung yang umumnya dibutuhkan:

  1. Curriculum Vitae (CV) atau Daftar Riwayat Hidup: CV berisi informasi lengkap tentang data diri, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, skill, sertifikasi, dan informasi relevan lainnya. Pastikan CV kamu up-to-date, informatif, dan menarik.

  2. Fotokopi Ijazah Terakhir: Bukti bahwa kamu sudah menyelesaikan pendidikan formal terakhir.

  3. Fotokopi Transkrip Nilai: Daftar nilai mata kuliah selama pendidikan terakhir. Biasanya dibutuhkan untuk posisi tertentu atau fresh graduate.

  4. Fotokopi Sertifikat Kompetensi (STCW): Ini dokumen wajib untuk pelaut. Sertifikat STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers) menunjukkan bahwa kamu sudah memenuhi standar pelatihan dan kompetensi internasional untuk bekerja di kapal. Sertifikat STCW yang dibutuhkan tergantung posisi dan departemen yang kamu lamar. Contoh sertifikat STCW dasar: BST (Basic Safety Training), SCRB (Survival Craft and Rescue Boat), AFF (Advanced Fire Fighting), MFA (Medical First Aid). Untuk posisi perwira, sertifikat kompetensi yang dibutuhkan lebih tinggi.

  5. Fotokopi Buku Pelaut: Buku pelaut adalah dokumen identitas dan catatan masa kerja pelaut. Buku pelaut menunjukkan pengalaman berlayar kamu.

  6. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK): Dokumen identitas diri.

  7. Pas Foto Terbaru Ukuran 4x6: Pas foto formal dengan background polos.

  8. Surat Referensi (Jika Ada): Surat referensi dari mantan atasan atau perusahaan tempat kamu pernah bekerja sebelumnya bisa menjadi nilai tambah.

Penting:

  • Siapkan semua dokumen di atas dalam bentuk digital (scan) selain bentuk fisik. Ini akan memudahkan kamu saat mengirim lamaran via email.
  • Pastikan semua dokumen yang difotokopi jelas terbaca.
  • Susun dokumen pendukung secara rapi dan beri nama file yang jelas saat mengirim via email (contoh: CV_NamaKamu.pdf, Ijazah_NamaKamu.pdf).

Dokumen Pendukung Lamaran Kerja Kapal
Image just for illustration

Dengan melengkapi semua dokumen pendukung yang dibutuhkan, lamaran kerja kamu akan terlihat lebih lengkap dan profesional di mata HRD.

Platform Online untuk Mencari Lowongan Kerja di Kapal

Di era digital ini, mencari lowongan kerja di kapal jadi lebih mudah. Ada banyak platform online yang bisa kamu manfaatkan untuk mencari informasi lowongan kerja kapal, antara lain:

  • Website Resmi Perusahaan Pelayaran: Banyak perusahaan pelayaran besar yang mengumumkan lowongan kerja di website resmi mereka. Coba cek website perusahaan pelayaran yang kamu incar secara berkala.

  • Job Portal Khusus Maritim: Ada beberapa job portal online yang khusus fokus pada lowongan kerja di industri maritim, termasuk lowongan kerja di kapal. Contohnya situs-situs seperti maritimejob.com, allcruisejobs.com, cruisecareer.com, dan lain-lain.

  • LinkedIn: LinkedIn bukan cuma platform untuk networking profesional, tapi juga tempat yang bagus untuk mencari lowongan kerja. Banyak perusahaan pelayaran dan agen rekrutmen yang memasang lowongan kerja di LinkedIn. Follow perusahaan pelayaran yang kamu minati dan aktif cari lowongan kerja di LinkedIn.

  • Grup Facebook dan Forum Pelaut: Grup Facebook dan forum online komunitas pelaut juga bisa jadi sumber informasi lowongan kerja yang up-to-date. Gabung dengan grup atau forum yang relevan dan pantau informasi lowongan kerja yang sering dibagikan di sana.

  • Agen Rekrutmen Pelaut: Ada banyak agen rekrutmen yang khusus bergerak di bidang penyaluran tenaga kerja pelaut. Agen-agen ini biasanya punya jaringan luas dengan perusahaan pelayaran dan seringkali punya informasi lowongan kerja eksklusif. Cari agen rekrutmen pelaut yang terpercaya dan daftarkan diri kamu.

Platform Cari Lowongan Kerja Kapal
Image just for illustration

Manfaatkan semua platform online ini untuk memperluas jangkauan pencarian kerja kamu. Semakin banyak informasi lowongan kerja yang kamu dapatkan, semakin besar peluang kamu untuk menemukan pekerjaan impian di kapal.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Melamar Kerja di Kapal

Biar lamaran kerja kamu nggak langsung dicoret sama HRD, hindari kesalahan-kesalahan umum berikut ini:

  1. Surat Lamaran yang Terlalu Generik: Mengirim surat lamaran yang sama persis ke banyak perusahaan tanpa ada personalisasi. HRD bisa langsung tahu kalau kamu nggak serius dan cuma copy-paste surat lamaran.

  2. CV yang Tidak Up-to-Date atau Tidak Informatif: CV yang isinya cuma data diri standar tanpa informasi skill, pengalaman kerja, atau sertifikasi yang relevan. CV yang berantakan atau sulit dibaca juga bikin HRD malas melanjutkan baca.

  3. Tidak Melengkapi Dokumen Pendukung: Hanya mengirim surat lamaran tanpa dokumen pendukung yang lengkap. HRD pasti akan langsung menolak lamaran yang tidak lengkap.

  4. Kesalahan Bahasa dan Typo: Surat lamaran yang penuh typo atau kesalahan grammar bikin kesan kamu kurang profesional dan ceroboh.

  5. Bahasa Inggris yang Buruk (Untuk Posisi Tertentu): Untuk beberapa posisi di kapal, terutama di kapal pesiar atau kapal internasional, kemampuan bahasa Inggris yang baik itu penting. Surat lamaran yang ditulis dalam bahasa Inggris yang buruk bisa jadi penghalang.

  6. Kurang Riset Tentang Perusahaan: Tidak melakukan riset tentang perusahaan yang dilamar, sehingga surat lamaran tidak relevan dengan kebutuhan dan budaya perusahaan.

  7. Terlalu Banyak Menuntut di Surat Lamaran: Misalnya, langsung menyebutkan gaji yang diinginkan atau fasilitas yang diharapkan secara detail di surat lamaran pertama. Fokus utama surat lamaran adalah memperkenalkan diri dan menunjukkan kualifikasi kamu, bukan langsung menuntut hak.

Kesalahan Lamaran Kerja
Image just for illustration

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, kamu bisa meningkatkan kualitas lamaran kerja kamu dan memperbesar peluang untuk dipanggil interview.

Yuk, Berlayar Meraih Mimpi!

Kerja di kapal memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi dengan persiapan yang matang dan surat lamaran kerja yang oke, kamu punya peluang besar untuk meraih impianmu. Jangan ragu untuk terus mencoba dan jangan menyerah kalau belum berhasil di percobaan pertama. Ingat, setiap pelaut hebat pasti pernah memulai dari nol.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa jadi panduan buat kamu yang lagi hunting kerja di kapal. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Gimana? Ada Pertanyaan atau Pengalaman Lain Seputar Lamaran Kerja di Kapal? Share di Kolom Komentar, ya!

Posting Komentar